29 Juli 2011

Renungan Harian Online: Zakheus di antara Yesus dan Ahli Taurat

Zakheus di antara Yesus dan Ahli Taurat

Sumber: http://renungan-harian-online.blogspot.com/
Ayat bacaan: Lukas 19:7
====================
"Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya: "Ia menumpang di rumah orang berdosa."

ZakheusSemua orang ingin terus lebih baik lagi dari hari ke hari. Terus belajar dan mendalami Firman Tuhan, menjauhi kejahatan, menghindari berbuat dosa dan menjaga kekudusan, terus berubah menjadi semakin baik, itu semua tentu saja sangat baik untuk dilakukan. Jika itu sudah atau sedang anda lakukan hari ini maka anda sedang terus semakin mendekati dan mencerminkan pribadi Kristus. Tetapi berhati-hatilah, karena di balik proses itu apabila kita tidak hati-hati maka kita bisa dengan gampang dirasuk dosa kesombongan. Kita bisa terjerumus ke dalam sebuah perasaan yang menganggap diri kita paling suci, paling bersih, paling benar dan kemudian merasa punya hak untuk menghakimi orang lain. Kita bisa menjadi orang yang merasa diri paling sempurna dan dengan cepatnya menjatuhkan "vonis" kepada orang lain. Jika dibiarkan, maka kita pun akan menjadi komentator-komentator cerewet yang penuh kesinisan dan kenegatifan. Si A berdosa ini, si B dosanya itu, gereja itu sesat, gereja ini tidak benar dan sebagainya. Begitu mudahnya kita memvonis orang, bahkan dengan berani menyatakan siapa yang ke surga atau neraka. Semakin banyak yang kita kritik maka rasanya semakin hebat pula diri kita. Bahkan di kalangan hamba-hamba Tuhan gejala seperti inipun bisa saja terjadi. Ini bukanlah hasil yang diharapkan dari sebuah pertobatan dan usaha menguduskan diri. Alih-alih menjadi garam dan terang dunia, kita malah bisa terperangkap dalam sikap yang cenderung menjauhi mereka yang sebetulnya sedang butuh pertolongan agar tidak binasa. Dan disisi lain itu sama saja seperti kita sedang membinasakan diri sendiri. 

23 Juli 2011

Renungan Harian Online: Samgar

Samgar

Sumber: http://renungan-harian-online.blogspot.com/
Ayat bacaan: Hakim Hakim 3:31
========================
"Sesudah dia, bangkitlah Samgar bin Anat; ia menewaskan orang Filistin dengan tongkat penghalau lembu, enam ratus orang banyaknya. Demikianlah ia juga menyelamatkan orang Israel."


samgar"Apa sih yang saya punya..saya tidak akan pernah bisa menang bersaing untuk mendapatkannya.." kata seorang teman yang sudah patah semangat duluan dalam mendekati gadis yang ia sukai. Ini hanya contoh kecil dalam satu jenis persaingan karena dalam hidup ini kita akan sering berhadapan dengan begitu banyak kejadian dimana kita harus cukup tangguh dan kuat untuk menghadapi persaingan. Apalagi sekarang era globalisasi, dimana persaingan menjadi semakin luas. "Only the strong survive", kata sebagian orang, dan memang seperti itulah kelihatannya. Kita menyaksikan banyak jagoan yang sanggup mengalahkan ratusan musuh sendirian, tetapi itu kan hanya terjadi di film-film saja. Begitu pikir kita. Kita seringkali mengukur diri kita terlalu rendah, merasa tidak mampu bahkan sebelum mencoba. Sedihnya itu kita anggap sebagai hal yang logis. Menang dalam persaingan sengit hanya mimpi, dongeng atau apapun yang tidak logis dan realistis.

16 Juli 2011

Renungan Harian Online: Yesus Sahabat Sejati

Yesus Sahabat Sejati

Sumber: http://renungan-harian-online.blogspot.com/ 
Ayat bacaan: Yohanes 15:14
=========================
"Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu."


Yesus sahabat sejatiMencari sahabat itu susah-susah gampang. Bagi sebagian orang yang beruntung, mereka bisa memiliki banyak sahabat yang tidak saja hadir di kala senang, tetapi juga ada di waktu susah. Sebagian orang lagi masih kesulitan untuk bisa mendapatkan teman berbagi sebagai sahabat yang sejati. Ada yang memang kesulitan untuk membuka diri dan bergaul, tetapi ada pula yang masih tetap kesulitan meskipun mereka sudah membuka pintu persahabatan dengan orang lain. Semakin hari manusia semakin bersikap individualis. Manusia cenderung semakin tidak peduli terhadap sesamanya dan hanya mementingkan dirinya sendiri. Dan hari-hari ini kita melihat begitu banyak orang yang merasa kesepian, merasa sendirian dalam memikul beratnya beban kehidupan. Kesunyian begitu mencekam, sedih rasanya ketika mendapati bahwa tidak ada lagi siapapun yang peduli terhadap penderitaan mereka. Tapi benarkah kita harus sendirian menghadapi semua itu? Alkitab berkata tidak. Hanya sahabat sejatilah yang mau tetap berada bersama kita di saat kesusahan, dan betapa indahnya ketika mengetahui bahwa Yesus sudah menyatakan DiriNya sendiri sebagai seorang sahabat yang sejati.

9 Juli 2011

Renungan Harian Online: Semak Duri

Semak Duri

Sumber: http://renungan-harian-online.blogspot.com/
Ayat bacaan: Markus 4:19
=================
"Dan yang lain ialah yang ditaburkan di tengah semak duri, itulah yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan dan keinginan-keinginan akan hal yang lain masuklah menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah."


semak duriBayangkan seandainya anda harusw berjalan melalui semak duri. Itu tentu sama sekali tidak nyaman, bahkan bisa menyakitkan. Setiap saat anda harus berteriak tertusuk dari kiri dan kanan, dan anda akan mendapati diri anda penuh luka sebagai akibatnya. Tidak akan mungkin kita bisa berjalan melewati semak duri mulus-mulus saja, walaupun kita sudah berusaha berhati-hati sebisa mungkin. Teman saya pernah harus melewati jalan penuh semak duri dalam perjalanannya di tengah hutan, dan ia bercerita tubuhnya penuh goresan setelahnya. Padahal ia sudah berjalan pelan-pelan dalam menembusnya. Duri-duri itu memang berukuran kecil, tetapi ketajamannya sanggup merobek kulit kita. Sakitnya pun bukan main jika tertusuk satu duri kecil sekalipun. Ada satu duri yang kemudian terinjak oleh teman saya tadi, dan itu mengakibatkan kakinya mengalami pembengkakan akibat infeksi. Ia demam, menggigil dan sempat hampir pingsan ketika dirawat karena tidak mampu menahan sakitnya. Jika tertusuk duri saja sudah sakit, bayangkan bagaimana rasa sakit itu justru sesudah luka itu membengkak.

3 Juli 2011

Renungan Harian Online: Keyakinan Akan Injil

Keyakinan Akan Injil

Sumber: http://renungan-harian-online.blogspot.com/
Ayat bacaan: Roma 1:16
==================
"Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani."


keyakinan akan InjilAda banyak sekali defenisi orang tentang hidup. Itu menunjukkan betapa banyaknya aspek kehidupan yang bisa kita pandang dari banyak sisi. Salah satu defenisi kehidupan yang pernah saya baca mengatakan "life is a war zone". Hidup itu bagaikan berada di medan pertempuran. Setiap hari kita bertempur dengan segala hal. Kesulitan hidup, tantangan, godaan dan sebagainya. Itu memang sebuah gambaran hidup. Hidup tidak pernah mudah, dan tidak pernah main-main. Hidup adalah sesuatu yang nyata, yang harus kita perjuangkan untuk bisa memperoleh yang terbaik di dalamnya. Apalagi untuk menjalani hidup di dalam kekristenan. Setiap saat ada begitu banyak pola kehidupan dunia yang akan siap menjerat dan menjerumuskan orang-orang percaya untuk tersesat di dalamnya. Bayangkan seandainya anda berjalan di tengah angin yang sangat kencang, yang siap melemparkan anda kesana kemari tanpa arah yang pasti, malah anda mungkin celaka karena bisa saja mendarat di tempat-tempat yang salah. Hidup di dunia pun seperti itu. Apa yang anda perlukan agar tidak terbawa angin kencang tanpa arah itu? Anda butuh pegangan, dimana anda bisa berpegang erat agar tidak terseret, dimana anda bisa mencengkram kuat dan bertahan agar selamat.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cna certification